Minggu, 14 September 2014

10 tahap penting perkembangan bayi



Gerakan bayi baru didominasi oleh gerak refleks. Dengan berkembangnya sistem saraf, di usia 2 bulan gerakan refleksnya berkurang, dan kemampuan kognitif serta sosial bayi berkembang pesat. Berikut ini 10 tahap perkembangan penting bayi  Anda:     

1. Tengkurap (usia 3 - 4 bulan). Tengkurap terjadi ketika bayi berhasil bertumpu pada perutnya dan bertahan pada posisi tersebut beberapa saat. Anak tengkurap diawali dengan kemampuan memiringkan badannya ke kanan dan ke kiri, lalu ia belajar berguling di usia 1,5 – 2 bulan. Bayi Anda belajar tengkurap pertama kali pada satu sisi, dilanjutkan di sisi lain, kemudian berbalik lagi. Ketika mencapai usia 3-4 bulan, saat otot lehernya semakin kuat  ia dapat berbaring telentang dengan memandang lurus ke depan. Lengan dan kakinya pun lebih bebas bergerak sejalan dengan kemampuannya menggerak-gerakkan kepalanya. Ia juga mulai berlatih berguling dan mengangkat kepalanya dalam posisi tengkurap. Baru di usia 5 bulan ia bisa tengkurap sendiri. 

2. Mengangkat kepala (usia 4 bulan). Di usia 2 bulan bayi Anda mampu mengontrol gerakan leher dan kepalanya. Ia dapat mengangkat kepala membentuk sudut 45 derajat dengan cara bertopang pada kedua tangannya saat usiannya 3 bulan. Di usia 4 bulan, bayibisa mengangkat kepalanya dengan sudut lebih besar yaitu 90º dalam posisi tengkurap. Kemampuan mengangkat kepalanya ini membantu melatih ketajaman penglihatannya. Ia pun mulai menengadahkan kepalanya untuk mencari Anda bila mendengar suara Anda.  
    
3. Memekik gembira (usia 4-5 bulan). Pernahkan Anda mendengar si kecil mengeluarkan suara dengan nada tinggi penuh kesenangan saat berhasil meraih benda yang diinginkan atau ketika ia merasa senang dengan kehadiran Anda? Di awal hidupnya, suara-suara yang dikeluarkannya merupakan respons tubuhnya terhadap emosi saat itu. Namun di usia 4 bulan ke atas, bayi mengeluarkan suara dengan tujuan lebih jelas. Ia akan berteriak dengan gembira bila berhasil mencapai keinginannya. Suara yang dikeluarkannya adalah sarana untuk mengungkapkan perasaannya atau berkomunikasi dengan orang-orang di sekelilingnya. Masa berceloteh ini memang sangat dinikmati si kecil. Perhatikan saja saat ia melakukan aktivitas sehari-hari, Anda akan mendengar celotehannya. Ia akan mengeluarkan suara yang menyerupai huruf hidup seperti “aaaahh”, “uuuhhh”, “aaiii.”

4. Memegang dua benda di dua tangan ( usia 7–8 bulan). Di usia 4–5 bulan, keduanya tangan anak semakin terampil. Bila Anda memberinya mainan berwarna cerah, ia akan menggerakkan lengan dan tangannya menggapai ke arah mainan tersebut. Gerakan menggapai ini melatihnya untuk meraih lalu menggenggam dan memindahkan mainan dari satu tangan ke tangan lain. Di usia 7-8 bulan, keterampilan jari-jemari si kecil meningkat. Ia akan menggunakan tangan yang berbeda untuk tujuan berbeda. Satu tangan digunakan untuk bereksporasi, sementara tangan lain untuk memegang. Perhatikan, bila satu tangannya memegang mainan kemudian tangan satunya diberikan mainan lain, ia tetap akan memegang mainan pertamanya namun tangan yang satu mengambil mainan yang Anda tawarkan itu. Jika ada Anda memberikan sebuah mainan lagi, salah satu mainan yang sedang dipegangnya itu akan dibuangnya kemudian ia akan mengenggam mainan ketiga yang Anda tawarkan itu.
    
5. Duduk (usia 7-8 bulan). Tonggak perkembangan yang mengagumkan dari seorang anak adalah saat ia bisa duduk sendiri. Ketika otot-otot punggung dan lehernya sudah cukup kuat untuk menopang tubuhnya, ia belajar duduk. Setelah  belajar mengangkat kepalanya saat tengkurap, tahap selanjutnya si kecil belajar bagaimana menyangga tubuhnya menggunakan kedua lengannya dan mengangkat tubuhnya semacam mini push-up. Sekitar usia 6 bulan, bayi Anda mencoba duduk sendiri dengan mengandalkan satu atau kedua tangannya untuk duduk. Baru di usia 7 – 8 bulan  ia mengusai kepandaian baru yaitu dapat duduk sendiri dari tengkurap kemudian bangun sendiri dengan bantuan tangannya. Dengan kemampuan duduk ini, ia dapat meraih benda yang diinginkannya. 

6. Merangkak (usia 7-8 bulan). Merangkak adalah cara pertama bayi untuk dapat mengeksplorasi sekeliling ruang untuk mempelajari hal-hal baru yang menarik perhatiannya. Cara anak merangkak adalah ketika ia akan belajar keseimbangan melalui tangan dan lututnya kemudian belajar maju mundur mendorong tubuhnya dengan mendorong lututnya. Kepandaian merangkak ini adalah juga  salah satu cara menguatkan otot-otot yang akan membantunya belajar berjalan. Usia rata-rata anak  belajar merangkak saat ia mulai dapat duduk tanpa bantuan di usia 7-8 bulan. Dia dapat mengangkat kepalanya untuk melihat sekelilingnya dan otot-otot lengan, kaki dan punggungnya cukup kuat untuk mencegahnya jatuh ke permukaan saat ia mencoba bangkit dengan bantuan tangan dan lututnya. Di usia 9-10 bulan, bayi Anda mencapai kepandaian baru yakni merangkak mundur untuk mengambil ancang-ancang duduk. Si kecil juga menguasai teknik yang lebih maju yaitu “cross-crawling,” gerakan merangkak  menggunakan satu tangan dan satu kaki yang berlawanan (misalnya tangan kanan dan kaki kiri) secara bersamaan. 

7. Makan sendiri (usia 6-9 bulan). Makan sendiri dimulai sejak usia 6 bulan yaitu saatbayi Anda sudah bisa menggunakan tangan dan jari-jarinya dengan baik dan koordinasi mata serta tangannya yang juga semakin baik. Si kecil dapat meraih benda yang jaraknya sekitar 25 cm dengan kedua tangannya kemudian memindahkan benda dari tangan satu ke tangan lain. Ia juga senang memasukkan segala sesuatu ke mulut, dan dapat memegang dengan ibu jari dan telunjuk untuk mengambil makanan. Tambahan pula gigi-geliginya yang mulai tumbuh di usia 6 bulan membuat si kecil terdorong mulai belajar menggigit benda yang masuk ke dalam mulutnya.  Di usia 6 bulan ia sudah juga mengonsumsi Makanan Pendamping ASI (MP ASI) atau makanan padat. Di usia 8-9 bulan, kedua tangannya semakin terampil mengenggam suatu benda. Ia bisa memegang sendok meski masih kagok ketika memasukkan makanan ke dalam mulutnya. Biarkan ia bereksperimen menggunakan sendok dan memasukkan benda itu ke mulutnya.

8. Mengenal anggota keluarga, takut pada orang yang belum dikenal (usia 9-12 bulan). Saat si kecil sudah mengenali anggota keluarganya di usia sekitar 6 bulan, ia mulai dapat membedakan wajah orang-orang dekat dalam  kehidupannya. Pada masa ini keterikatannya dengan orang yang dikenalnya  lebih berarti. Ia dapat melihat, mendengar dan mengingat orang yang dikenalnya. Di usia ini pula ia mampu mengamati wajah dengan seksama. Dari sini ia mulai berkenalan dan akrab dengan orang-orang terdekatnya. Tak heran di usia 9 bulan ke atas ia mulai sadar wajah orang-orang yang asing baginya. Ketika ia menyadari sedang seorang diri dengan orang yang tidak dikenalnya, timbul rasa takut.Bayi usia 8 bulan sudah bisa merasa takut terhadap orang asing. Si kecil yang mau digendong oleh orang yang dikenalnya, jadi tiba-tiba lebih mudah menangis bila ditinggal sendiri bersama orang lain yang tak dikenalnya. 

9. Berjalan (usia 12-13 bulan). Langkah pertama merupakan gerakan awal anak untuk menjadi sosok yang mandiri.  Di usia 8-9 bulan ia mulai bisa mengangkat tubuhnya ke posisi berdiri. Biasanya si kecil akan menumpukkan kedua tangannya pada meja, kursi atau perabot rumah tangga atau apapun yang bisa menahan berat badannya. Ia kemudian akan belajar merambat, menggeserkan kedua tangannya ke samping diikuti oleh langkah kedua kakinya. Di usia ini kepandaian anak dalam belajar berjalan semakin baik. Jika Anda memegang kedua tangannya ia akan menapak dan mulai melangkah. Lama-lama otot-otot kakinya semakin terlatih dan kuat. Si kecil juga kian  semangat menjajal kemampuannya berjalan. Di usia 11 bulan, ia sudah mampu berdiri sendiri dalam waktu sekitar 2 detik tanpa bantuan apa pun karena ia memang sudah pandai menjaga keseimbangan tubuh. Lalu anak mulai mencoba melangkah sendiri 2-3 langkah  Di usia 12 bulan, hupla, ia telah siap berjalan meski kadang-kadang masih sedikit limbung.

10 . Bicara (usia 18 - 24 bulan). Rata-rata anak bisa lancar bicara di usia 2 tahun. Sebelum kata-kata pertama keluar dari mulutnya, dia belajar peraturan berbahasa dan melihat bagaimana orang dewasa berkomunikasi. Ia mengawalinya dengan menggunakan lidah, mulut, langit-langit dan gigi-geliginya untuk membuat suara Lambat laun kata-kata tak berbentuk ini menjadi kata yang berarti: “mama”, “papa”, “bubu”, “susu” dan sebagainya. Sejak itu, setiap saat anak mengutip kata-kata yang didengarnya baik dari ibu atau orang-orang di sekitarnya. Kira-kira usia 18-20 bulan, si kecil   mempelajari 10 kata per hari. Dari situ ia mulai belajar membentuk kalimat. Di usia 2  tahun, ia dapat membentuk 2-3 kata menjadi satu rangkaian kalimat. Ia dapat menggambarkan apa yang dilihat, didengar, dirasa, dipikirkan dan diinginkannya dalam satu rangkaian kalimat.     

Sumber : http://www.ayahbunda.co.id/artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/10.tahapan.penting.perkembangan.bayi/001/001/1680/2
 



Sabtu, 30 Agustus 2014

Sakinah Bersamamu



Hari ini kurasa bahagia
Mengikat tali suci walimah indah ..bahagia
Lihat kasih hari esok nan ceria 
Membangun dengan cinta 
Amanah yang kuasa

Reff:
Andaikan ujian datang melan da
Tetaplah bersabar hai adinda
Yakinkan segalanya pada yang kuasa
Moga ikatan suci yang terjalin 
Mendapat ridho Ilahi
Bahagia jelanglah bahagia....

(Hari Bahagia by Justice Voice)

------
Hari ini, 2 September 2014...tepat 3 tahun ketika perjanjian agung itu terucap dari seorang lelaki dengan hati luar biasa, yup manusia berhati malaikat yang pernah saya temui di dunia ini

Barakumulloh untuk semuanya...

14 tahun sudah perjumpaan pertama kita waktu itu, dan masih terekam jelas sapa kala itu
Dan, sampai detik ini aku masih berusaha mengenal dan memahamimu
Ada azzam dari lubuk hatiku yang paling dalam untuk selalu menjadi yang terbaik, inshaaAllah istri sholihah untukmu suamiku..

Dan kini, 3 tahun sudah berlalu hari bersejarah itu. Hari dimana Allah dan malaikat menjadi saksi "penghalalan" hubungan kita. Sejak saat itu pulalah surgaku ya di Ridhamu lah suamiku...

Sungguh, tidak bisa diungkapkan dengan kata kata rasa terima kasih kepadamu, suamiku...dan mungkin tidak akan terbayarkan kebaikanmu padaku. Hanya Allah lah yang akan membalas segala kebaikanmu untukku, jazakallohu khoiron wa ahsanal jaza, suamiku sayang...
Ya, Dan mungkin menjadi sholihah untukmu dan anak-anakmu lah yang bisa kuberikan untuk membalas semuanya...inshaaAllah...aamiin

3 tahun sudah...
Dan alhamdulillah Allah begitu baik pada keluarga kecil kita, khususnya padaku..
Ya , memilikimu...dan kini...
2 malaikat kecil hadir menjadi penyejuk hati, mengisi hari-hari kita, mengisi relung hati kita..
2 malaikat kecil yang subhanalloh...
Sungguh tidak bisa diungkapkan hanya dengan lisan 
Ya! Fabiayyi aalaa irobbikumaa tukadzibaan...!

Si cantik Alun yang sholihah, hadir dan menjadi kado ramadhan 2012 silam..dan selamanya adalah kado terindah kita sepanjang masa
Dan si sholih Bayu, merupakan amanah n kado spesial yang hadir ketika ayah sedang menuntut ilmu di negeri kincir air...ya, penambah semangat yang dikirimkan Allah untuk ayah yang sedang belajar di tahun 2014 ini..
Anak2 yang luar biasa, shilih dan sholihah, qowiyy, dan mandiri!

3 tahun sudah..
Bumbu-bumbu pernikahan pun memberikan rasa pada kita...
Khususnya buatku yang sedang belajar
Dan...lagi2 guru terbaik adalah suamiku..

Dan ke depan, tentulah semakin berwarna lagi pernikahan kita
Karena semakin tinggi sebuah pohon, tentulah angin yang berhembus semakin kencang
Itulah kehidupan
Dan, Ayah inshaaAllah adalah imam terbaik yang dipilihkan Allah untuk kami, 
Ya, bunda dan anak2

Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau dari milik kita...
Tapi, Yakinlah kita punya Allah sebaik2 tempat meminta dan memohon pertolongan
Ada Al Qur'an dan Sunah sebagai pegangan kita, penyelamat di kehidupan ini
Ada syukur dan sabar sebagai kunci hidup kita
Karena...dunia hanyalah tempat mampir kita saja menuju tujuan akhir kita yang sebenarnya

Semoga Allah senantiasa menjaga pernikahan kita,
Semoga Allah senantiasa membimbing kita,
Semoga Allah senantiasa memberi keberkahan dalam pernikahan kita,
Semoga Allah senantiasa menjaga keluarga kita
Semoga kelak Allah mengumpulkan keluarga kita kembali di jannahNya
Aamiin

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6)

Dan...aku inginku...sakinah bersamamu...

I love u Ayah..
I love u Alun
I love u Bayu
I love u all coz of Allah

------
Barakallahulaka 
barakallahu'alaika
Wajama'a bainakuma 
fii khairin 

Semoga Allah melimpahkan berkah semoga
Semoga Allah taburkan kebaikan
Dan semoga engkau berdua dikumpulkan dalam kebahagaiaan(2x)
Bila Allah jadikan pernikahan berkah keindahan menjadi kebaikan
Kemesraan dan canda ceria kan menjadi kesucian agung (2x)

Barakallahulaka barakallahu'alaika
Wajama'a bainakuma fii khairin 

Bila Allah jadikan pernikahan ini berkah 
air mata kan menjadi kearifan
Segala kekurangan akan menumbuhkan
Menumbuhkan kebesaran jiwa
Bersemailah kemaslahatan bersemi 
dari hari ke hari

Reff: 
Bila berkah Allah tiada bersama
Bahagia bisa jadi nestapa
Canda mesra bawa petaka 

Barakallahulaka 
barakallahu'alaika
Wajama'a bainakuma 
fii khairin 



(Barakallohulaka by JV)









Bismillah..saatnya menyapih bidadari kecilku yang sholihah..

Maafkan Bunda ya Sayang...
Bukan Bunda jahat sama mba...tapi inshaaAllah untuk kebaikan Alun

Akhirnya dengan bismillah kutekadkan juga untuk menyapih si sulung. Berat memang, ga tega dengan tangisannya malam ini. Dasar bunda cengeng, ikut deh nangis...ya Allah kuatkan hati ini...cukup semalam ini aja ya Allah mendengar tangisnya...jaga putri hamba ini...

Usaha menyapih si mba sudah sejak genap 2 th hijriyah. Kala itu emang bundanya yang belum siap. Dan selalu belum siap. Sampai si ayah ngasih peringatan jangan pernah lagi menyapih alun kalau akhirnya seperti itu. Kalah di bundanya. Ga tega dengan rengekan n tangis si mba. Dan belum terazzamkan dengan kuat memang...karena bunda pikir si mba dengan dikasih pengertian...diomongin baik-baik bisa berhenti sendiri, bukan dipaksa...

Sekali lagi maafkan Bunda ya sayang...
Bunda sayang banget sama mba

Berawal dari sejak sore tadi Bunda coba kasih lipstik tuh di nenen...
Pas si mba minta nen terus liat nenennya ada lipstiknya kata mba "ih ada dayahnya...jijik.."
Wah boleh juga ya...cz sebelumnya pernah pakai kunyit+kapur, eh tetep aja si mba mau ngenyot...
Yang kedua pake spidol, Bunda coba coret2 gt...eh komennya cuma "ih ada tuyis tuyisnya" dengan tetep mau ngenyot juga
Tapi...emang sih...waktu itu dari Bunda yang masih setengah hati :)
Dan kali ini, bismillah...kutekadkan juga dengan azzam yang kuat dengan minta bantuan Allah pastinya :)

Waktu sebelum bobo, si mba asyik aja tuh...ga nangis ngerengek kek biasanya klo udah minta nen...ga mau tuh dialihkan...sudah mudeng juga kali ya...secara subhanalloh putri kecil kami ini memang pinter :) alhamdulillah
Sampai bobo malemnya sama si mbah tuh di depan tv...
Sejauh itu is ok!
Nah, setengah sepuluh malem pas si mba nglilir...biasa klo nglilir ngek jel deket bundanya... Dan sekarang lagi proses menyapih...Udah deh, ga ketulungan nangisnya. Ditolongin si mbah n omnya ga mau. Akhirnya zbundanya yang turun, dan karena bunda sudah berniat, bunda olesin lagi tuh pke lipstik sebelum akhirnya nolongin mba
Dan...sama Bunda ya mau ditolong gt, dan lagi2 minta nen...
Bunda bawa ke kamar. Dan bunda sodorin ke mba...liat merah2 gitu, dan berkat mbahnya juga yg bilang darah gt...eh si mba ga jadi nen...Disodorin susu botol ga mau tuh...Sambil masih nangis gitu dan seperti kebingungan...Akhirnya minta air putih saja. Dan maunya sama bundanya yang ambilin...

Sudah saatnya bobo lagi sayang...tapi mba masih bingung...ga mau bobo disana sini...trus akhirnya gendongan deh sama mbahnya. Mungkin tetep nyaman sama bundanya ya...dan akhirnya ke kamar juga, minta bobo di bawah. Si mbah suruh keluar, mau bobo sama bundanya aja, minta dikipasin sama Bunda.
Ga lama juga si..sebelumnya cerita2 gt si mba...tanya2 apa aja sm bunda...Bunda pun bisikkan kata kata sayang karena memang bunda sayang banget sama mba Alun...
Dan akhirnya, bunda bacain dongeng ya mba...si mba menyetujui, dan dengerin dongeng bundanya. Nyari buku dongeng ga ketemu, akhirnya baca dongeng yang di app hp...satu dua menit berlalu, akhirnya putri cantik ayah bunda bobo juga...alhamdulillha...sambil terus bunda bisikkan kata sayang dan murojaah bacaan surat pendek ke mba sambil mengantar tidurnya karena dongengnya sudah habis :)
Ya Allah, jag selalu putri hamba ini...hasbunalloh wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'mannashiir..

Bunda pun bobo di bawah sembari ngipasin n pok pok si mba
Dan Bayu, di atas sendiri ga papa ya sayang...besok qt bobo bertiga lagi di atas :)

Dan terakhir tadi mba nglilir mintanya teh...
Meski terakhir mau juga susu botol yang Bunda bikinkan beberapa menit sebelumnya akhirnya mba kebangun

Maafkan Bunda sayang, inshaaAllah ini yang terbaik buat mba Alun sholihah

Bunda sayang kalian semua ...
Bunda sayang Alun dan Bayu karena Allah...
Sholihah ya mba...
Sholih ya De...

Met bobo cinta cintanya ayah bunda


Kebumen di saat Sepertiga malam
Ahad, 31 Agustus 2014


Jumat, 29 Agustus 2014

Hati hati ini milikMu ya Rabb

Astaghfirullohal 'adhiim...
Allahumma inni 'audzubika minal hammi wal hazan..

Ya Alloh...

Kenapa air mata ini mengalir terus...
Dan makin deras ketika kulihat wajah wajah polos mereka...

Ya Alloh...

Apa yang terjadi...
Apa yang harus kulakukan...

Kata kata itu...

Astaghfirulloh
Kuserahkan hidup dan matiku hanya kepadaMu Yaa Rabb

Jagalah anak2 hamba hingga menjadi pribadi2 sholih/ah yang senantiasa mensholh/ah kan n bermanfaat untuk ummat

Jaga mereka dan juga ayah mereka dimana pun, kapan pun dan dalam keadaan bagaimana pun Yaa Hafid Yaa Muhaimin

Sayangi mereka semua Ya Rahman Ya Rahiim

Rabu, 27 Agustus 2014

27082014

Pfuuuh....hoam...
Alhmdulillah....setelah pada bangun dari jam 11 tadi, akhirnya anak2 bobo juga.
Yup, bobo dengan sendirinya tanpa ngentil bundanya. Subhanalloh!
Si mba pindah posisi ke kasur bawah...setelah td nyanyi2 sendiri...eh trus bobo
Sedangkan si kecil yang bangun duluan nyusul si mba...bobo juga..setelah diganti celanaya:)
Apa td pada ngeliat foto si ayah juga trus terobati juga kangen mereka ya...
Hmmmm...
Met bobo cinta-cinta ayah bunda...
Nite...

Jumat, 15 Agustus 2014

Teruntuk Suamiku Sayang, Fajar Sugianto

Rindu-rindu serta warna-warni hidup itu selalu hadir dalam setiap perjalanan kehidupan kita. mengisahkan sejarah cinta berbalut kehangatan. Namun, semoga warna-warni kehidupan kita, rindu-rindu itu, rinduku, rindumu, rindu anak-anak, senantiasa menjadi bahan bakar untuk menyalakan api semangat ‘tuk arungi bahtera dunia, juga senantiasa menjadi penguat iman. Bahwa meyakini yang kekal dan abadi adalah ‘ia’ akhirat. kerinduan di dunia biarlah berbalas pertemuan abadi di akhirat. Dengan begitu, aku, kamu, anak-anak, semakin kokoh bersama kerinduan, berjuang menuju suatu titik pertemuan.

Kepadamu, suami yang ku sayang, serta kedua malaikat kecilku tercinta, Alun dan Bayu, kalianlah surgaku, pelipur lara hati ini, menjadi selimut rinduku. Dan air mataku, biarkanlah mereka memberikan saksinya sendiri di suatu hari kelak. ketika aku sudah bisa memelukmu kembali setelah barisan kerinduan kita lewati bersama.

Suatu kehidupan bersama dalam bingkai rumah tangga, dimana aku dan kamu saling merangkul sekaligus, merentas perjalanan yang begitu jauh. Dan biarkan aku menjadi makmum mu, menggenggam tanganmu bersama jundi-jundiyah kita …

aku ingin selalu menjadi kekasihmu, yang memelukmu dikala bahagia maupun duka. Aku ingin menapak jejak bersamamu, dan kan ku iring bersama anak-anakmu..menjadi sholihah untukmu dan selalu di sisimu

Dan tidak terasa hampir 1 tahun sudah, kau berjuang menuntut ilmu di negara antah berantah, suamiku sayang.... menuju kehidupan untuk masa depan kita. Engkau Suami yang sempurna.. Love you so much..

1,5 bulan lagi..inshaaAllah

Istrimu,

Wie

Kebumen, 15082014


Senin, 30 Juni 2014

Maafin Bunda, Sayang..

Maafin Bunda, Sayang...
Masih belum bisa menjadi ibu yang baik buat kalian
Masih sedikit sekali sabar yang Bunda punya
Masih terucap kesal demi menurutkan nafsu amarah
Masih ada ancaman dan ketakutan yang terlontar

Maafin Bunda, Sayang...
Sedih rasanya melihat kalian mendapat ujian sakit dariNya
Padahal kalian masih bersih dari dosa
Ibarat kertas, kalian masih putih tidak bernoda
Bunda yakin itu peringatan dari Allah 
Ya, peringatan bagi Bunda karena dosa2 Bunda sebagai orang tua kalian
Tidak ada ujian melainkan Allah hendak membersihkan dosa hambaNya
Bunda yang berbuat kalian yang merasakannya
Memang tidak akan pernah kita menanggung dosa orang lain
Tapi ini adalah teguran Allah sebagai bentuk kasih sayangNya kepada keluarga kita, Sayang...
Dan Bunda yakin kalian pastinya kuat
Allah tidak pernah membebankan sesuatu yang hambaNya tidak sanggup menanggungnya

Maafin Bunda, Sayang...
Bukan Bunda pelit untuk mengeluarkan selembar uang untuk memeriksakan kalian
Yap, boleh dibilang salah satu bentuk ikhtiar, boleh
Bunda lakukan ini karena Bunda sayang sekali dengan kalian
Ya, Bunda yakin kalian adalah anak2 ayah bunda yang hebat
Kalian berdua anak-anak yang kuat, Sayang...
Bunda tidak ingin racun masuk ke tubuh kalian
Biarlah imunitas kalian terbentuk secara alami
Sekali lagi, Allah tidak menguji hambaNya di luar kesanggupannya
Semangat sembuh ya Sayang...
Syafakumulloh Sayang...

Maafin Bunda, Sayang...
Di saat kalian sakit Bunda tetap menjalankan kewajiban Bunda terhadap Sang Pemberi Kehidupan ini
Bukan Bunda ingin mendzolimi kalian
Sekali lagi Bunda tahu dan yakin kalian adalah anak-anak yang kuat, sholih dan sholihah...
Bunda selalu menitipkan kalian kepada Pemilik kalian, ya Allah 'Azza Wa Jalla
Karena Bunda yakin akan semua janjiNya
Selama kita menolong agama Allah, pasti Allah menolong kita, selalu bersama kita, Sayang...yakinlah!
Bismillah...inshaaAllah Bunda akan selalu memberikan yang terbaik untuk kalian dengan pertolongan dan seizinNya

Maafin Bunda, Sayang...
Jika suatu saat Bunda tidak selalu bisa membersamai kalian
Jika suatu saat Bunda tidak bisa menjadi contoh yang baik buat kalian
Tapi yakinlah, ada Allah yang selalu mengawasi dan menjaga kalian
Ada Al Qur'an sebagai kamus dan rumus untuk kehidupan kalian di dunia
Jadikan Al Qur'an dzikir untuk hati, lisan, penglihatan, pendengaran serta akhlak kalian
Semoga kalian termasuk di antara salah satu para penjaga firmanNya
Selalu berpegang teguhlah pada Al Qur'an dan SunahNya, 
dan jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu, pasti kalian selamat di kehidupan ini
Jagalah Allah, maka Allah senantiasa bersamamu, Sayang..

Doa Bunda juga Ayah selalu menyertai kalian
Dan doa-doa kita selalu bertemu di 'arsyNya
We love u all, Sayang...
We love u coz of Allah
Semoga kita dipertemukan dan dikumpulkanNya kelak di akhirat dalam surgaNya
Aamiin...


Kebumen, 3 Ramadhan 1435 H/2 Juli 2014














Jumat, 30 Mei 2014

Thank's Allah for Your bounties

Alhamdulillah hingga detik ini masih diberikan kesempatan menghirup udara dan menikmati segala karunia dariMu ya Rabb. Tak terasa usia pun berjalan maju menuju kembaliMu. 
Huhu..kemanfaatan apa yang sudah saya berikan untuk orang-orang tersayang, orang-orang terdekat, sahabat ataupun ummat? Sepertinya belum ada apa2nya ini...padahal waktu terus berjalan. Hiks!
Semoga sisa usia yang ada berkah dan bermanfaat setidaknya untuk keluarga kecil saya. 
Jadi inget slogan dulu "nahnu ansharullahi aamanna billah wasyhad bi ana muslimiin"
Yup setidaknya saya punya ladang dakwah yang bernama keluarga. Dan itulah sebenarnya dakwah pertama dan utama. Mensholihkan, mendidik anak-anak menjadi pribadi sholih n sholihah, generasi Rabbani, generasi Qur'ani, yang bermanfaat untuk ummat. Dan semoga kita juga keturunan kita masuk dalam daftar ummat Rasulullah yang dibanggakannya kelak di akhirat. Aamiin
Alhamdulillah ya Allah...
Telah menjadikan saya berada di tengah2 keluarga sebagai seorang anak bagi kedua orang tua yang pastinya dari mereka saya ada dan belajar banyak tentang kehidupan. Semoga saya bisa membahagiakan n senantiasa menjadi kebanggaan bagi mereka.
Alhamdulillah ya Allah...
Telah mempertemukan saya dengan suami yang subhanalloh...tanpanya tidak mungkin saya seperti sekarang ini. Dan yang ada hanyalah ungkapan syukur kepadaMu karenanya. Sungguh tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Yang ada Semoga saya bisa menjadi membalas semua kebaikan dan ketulusannya dengan menjadi istri sholihah untuk suami hamba yaa Rabb hingga ajal menjemput suami saya pun ridha terhadap saya.
Alhamdulillah ya Allah...
Tidak lama dari pernikahan kami, Engkau amanahkan kepada kami bidadari kecil yang saat ini berumur 22 bulan tapi subhanallah segalanya. I love u, sholihah...Alun Husna Pramudhita Ramadhani. Dan lagi lagi...kado terindah di usiaku kini adalah Kau amanahkan lagi jagoan sholih kepada kami yang saat ini baru berumur 46 hari, Pramudya Pambayu Sugianto. (Teringat dulu pnah terblesit dalam hati pgen juga seperti temen halaqoh di saat usia ini pny 2 anak...Allah Akbar, tnyta dikabulkanNya). Semoga Bunda dan juga Ayah bisa menjaga dengan baik amanah ini dan menjadi orang tua yang baik bagi kalian ya Sayang...jadilah pribadi tangguh, sholih/ah, dan senantiasa memberikan kemanfaatan terhadap sesama hingga kalianlah investasi untuk kami, yang akan menolong Ayah Bunda kelak di akhirat. Aamiin
Love u All just coz of Allah...
Semoga kita dikumpulkan kembali kelak di JannahNya. Aamiin

Maka, nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?





Edisi Muhasabah Bagian 2

yg singkat itu "waktu".
yg menipu itu "dunia".
yg dekat itu "kematian".
yg besar itu "hawa nafsu".
yg berat itu "amanah".
yg sulit itu "ikhlas".
yg mudah itu "berbuat dosa".
yg susah itu "sabar".
yg sering lupa itu "bersyukur".
yg membakar amal itu "mengumpat".
yg mendorong ke neraka itu "lidah"
yg berharga itu "iman".
yg mententeramkan hati itu "teman sejati".
yg ditunggu ALLAH SWT itu "TAUBAT".
(Imam Al Ghazali)

Hidup di dunia sebentar saja
Sekedar mampir, sekejab mata
Jangan terpesona, jangan terpedaya
Akhirat nanti tempat pulang kita
Akhirat nanti hidup sebenarnya
Barang siapa, Allah tujuannya…
Niscaya Dia akan melayaninya
Namun siapa, dunia tujuannya…
Niscaya kan letih dan pasti sengsara
Di perbudak dunia sampai akhir
masa
Allah melihat…Allah mendengar
Segala sikap dan kata kita
Tiada yang luput satupun jua
Allah takkan lupa selama-lamanya
Wahai sahabat cepatlah tobat
Karena azal kian mendekat
Takutlah siksa yang menghancurkan
Azab zahannam sepanjang zaman
Ingatlah maut pasti kan menjemput
Putuskan nikmat dan cita-cita
Tak dapat ditolak, tak dapat di
cegah
Bila waktu hidup berakhir sudah
Tubuhpun kaku terbungkus kafan
Tiada guna harta, pangkat dan
jabatan
Tinggallah raga dan penyesalan
Menanti peradilan yang menentukan.

(AaGym)


Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
(An-Nazi’at: 46)

"Apakah manusia mengira, bahwa ia akandibiarkan begitu saja (tanpa dipertanggungjawabkan)? Bukankah dia dahulu setitis mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim), kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya, lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan. Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang yang mati "(Surat Al Qiyamah, ayat 36-40)

Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?" Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.” Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui" (Al-Mu’minun: 112-113)

"Siapakah orang mukmin yang paling cerdik? Sabda Rasulullah : (orang yang paling cerdik) ialah orang yang banyak mengingat mati" (Riwayat Ibnu Majah)

“Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau bahkan seperti orang yang sekadar lewat.”
(HR. Bukhari)
-----------------------------------
 

Mengingatkan lagi materi wajib muhasabah tiap kali mabit dulu:)
Subhanalloh...dalam ayat-ayat al qur'an berulang kali disebutkan (#beberapa di atas) pun dalam hadits banyak diriwayatkan tentang hakikat hidup di dunia yang barang sebentar ini.
Kalau menengok ke MASA LALU yang merupakan suatu hal yang PALING JAUH sungguh meruginya saya. Andaikan waktu bisa diputar ingin diri ini selalu berjalan dalam fitrahNya sebagai hamba yang hanif...yang ada teringat akan dosa yang bagaikan pasir di pantaiyang tak terhitung jumlahnya...astaghfirullahal 'adziim...Laa ilaaha ilaa anta subhanaka inna kunta minadhoolimiin..
Yang ada hanya penyesalan., sungguh...
Tapi itulah hidup, hidup terus berjalan dan qt tidak boleh putus asa...Allah jelas2 menyuruh kita demikian. Sebagai muslim qt dilarang berputus asa dari rahmatNya (QS Yusuf:87). Dan saya percaya sebesar apa pun dosa kita, ada Allah yang Maha Luas AmpunanNya. Rasulullah SAW pun bersabda, “Bertakwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan iringilah kejahatan dengan kebaikan, niscaya ia akan menghapus (dosa) kejahatan tersebut.” (HR At-Tirmidzi). 
Dan karena yang PALING DEKAT adalah KEMATIAN...kapan pun kita harus siap menghadapinya. Lalu sudah berapa banyak bekal kita? Yup, carilah ladang kabaikan sebanyak-banyaknya. Bekal yang akan kita bawa ke akhirat, karena hidup seebenarnya, tempat pulang kita adalah negeri akhirat. 

Jangan pernah lelah mencari ridhaNya melalui jalan mana pun wahai para Perindu Surga. 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Hai orang-orang yg beriman, peliharalah dirimu & keluargamu dari api neraka yg bahan bakarnya adl manusia & batu; penjaganya malaikat-malaikat yg kasar, keras, & tak mendurhakai Allah terhadap apa yg diperintahkan-Nya kepada mereka & selalu mengerjakan apa yg diperintahkan. (At Tahrim:6)



Kamis, 29 Mei 2014

Muhasabah Diri

Muhasabah-nya Aa Gym

Sahabat-sahabat sekalian..

Allah-lah yang menggetarkan udara disekitar kita sehingga terasa
sejuk & hangat, tiada tuhan selain Dia. Tiada satu celahpun yang
tidak diurus oleh Allah, diri kitapun milik Allah, Kita ta' kuasa
menahan umur ini walaupun satu detik, Setiap saat kita terus
mendekati liang lahat, sayang kita terhijab sehingga Asma Allah
sedikitpun tidak bisa membuat hati kita tergetar, hati kita sudah
mengeras..membatu. Kepada dosa kita anggap biasa-biasa saja,
kepada kebenaran kita semakin menjauh padahal Kita Pasti akan mati.

Astaghfirullahal 'Adhiim 7x

Apa saja yang kita lihat selama ini..

Silahkan istighfar sambil kita kenang pengkhianatan yang telah kita
lakukan pada Allah dengan mata titipannya ini .. istighfar..

Allah tahu setiap lirikan mata kita dan Allah tahu setiap niat
yang terkandung dari lirikan mata titipannya ini

Siapapun yang sering melihat yang diharamkan Allah .. istighfar..

Yang jarang membaca Al qur'an .. istighfar..

Yang matanya sering sinis melihat keberhasilan orang lain .. istighfar..

Yang sering meremehkan orang lain dengan pandangannya .. istighfar..

Astaghfirullahal 'Adhiim 7x

Mari kita ingat dosa telinga kita

Silahkan istighfar sambil kita kenang pengkhianatan yang telah
kita lakukan pada Allah dengan telinga titipannya ini .. istighfar..

Siapa yang nikmat mendengar aib orang lain Silahkan istighfar
sambil kita kenang pengkhianatan yang telah kita lakukan pada Allah
dengan telinga titipannya ini.. istighfar..

Telinga ini adalah milik Allah, sangat mudah bagi Allah membuat
dunia ini jadi sepi, apa sulitnya bagi Allah mengambil telinga ini.
Andaikata telinga kita diambil maka tiada lagi terdengar suara
saudara-saudara kita, suara ayat-ayat qur'an, suara adzan.

Mari kita mohon ampun terhadap telinga titipannya ini .. istighfar..

Astaghfirullahal 'Adhiim 7x

Mari kita ingat dosa lisan kita .. istighfar..

Siapa yang suka berkata dusta .. istighfar..

Siapa yang suka mengada-ada .. istighfar..

Siapa yang sering mengingkari janji .. istighfar..

Ingatlah wahai sahabatku sebagian besar penghuni neraka adalah
karena lidahnya

Ingatlah siapa saja yang telah tercabik-cabik hatinya dengan
kata-kata kita

Terutama yang pernah mendholimi Ortu-nya dengan lisannya

Yang pernah mendholimi orang-orang lemah dengan lisannya,
apalagi yang senantiasa marah .. istighfar..

Berapa banyak orang yang tercabik-cabik hatinya karena
lisan kita

Berapa banyak orang miskin yang pernah kita hina ..
istighfar..

Ribuan kata yang terucap tiap hari, berapa kali kita menyebut
asma Allah dengan ikhlas .. istighfar..

Astaghfirullahal 'Adhiim 7x

Siapa yang pernah makan makanan yang haram .. istighfar..

Marilah kita kenang kebusukan hati kita .. istighfar..

Siapa yang tidak pernah tergetar mendengar asma Allah ..
istighfar..

Hati yang keras membatu dan tidak punya perasaan karena
diselimuti ma'siat .. istighfar..

Hai …. Bersedihlah orang-orang yang berhati keras & tidak
mempunyai hati yang lembut

Tahukan saudara-saudaraku…Bahan bakar neraka adalah batu..
yaitu hati yang mengeras bagai batu

Siapa yang hatinya penuh dengan kebencian .. istighfar..

Berapa banyak kaum muslimin yang kita benci

Yang tidak rela melihat orang lain dapat nikmat

Yang selalu berfikir buruk sangka .. istighfar..

Yang hatinya selalu dipenuhi dengan iri dan senang melihat
kejatuhan orang lain .. istighfar..

Tidak tahan melihat orang lain sukses atau gembira

Astaghfirullahal 'Adhiim 7x

Yang pernah durhakan pada ortu .. istighfar..

SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH WA 'ALAA ILAAHA ILLALLAHHU ALLAHU AKBAR
LAA ILAAHA ILLA ANTA SUBHAANAKA INNI KUNTU MINADHOLIMIIN
HASBUNALLAH WANI'MAL WAKIIL..NI'MAL MAULA WA NI'MANNASHIIR

Hari-hari yang kami lalui begitu memalukan ya Allah…seperti
mahluk dungu yang tidak mengerti aturan

Sesudah taubat kami lakukan dosa lagi..kami lakukan lagi..dan
kembali kami lakukan

Tolonglah kami ya Allah bukakan pintu hati kami Ya Allah
agar dapat mengenal segala kebusukan dan aib-aib diri serta
tuntun kami kepada taubat nasuha

Hai saudara-saudaraku…

Ingatlah satu desah nafas adalah satu langkah menuju kubur
kita, semakin hari hidup kita semakin dekat dengan kematian

Kita pasti meninggalkan semua yang kita cintai selama ini

Ingatlah bahwa ajal dapat menjemput kita kapan saja,
mungkin saat kita berjalan, saat kita bekerja ataupun saat
kita berma'siyat .. istighfar..

Matian-matian kita mencintai dunia ini pastilah kita akan
meninggalkannya

Apapun yang kita lakukan selama ini harus dipertanggungjawabkan
pada Allah, tidak ada sedikitpun yang kita lakukan kecuali kembali
pada diri kita sendiri

Allah melihat persis apa yang kita lakukan, tidak ada yang
tersembunyi

Allah tahu ma'siat yang kita lakukan, tidak ada yang luput

Allah tahu dibalik semua perilaku kita

Andaikata ajal menjemput kita pagi ini..siapkah kita?

Ingatlah bahwa sakaratul maut adalah saat yang paling pahiit

Kita sering melihat bagaimana binatang kurban yang tada
berdosa, Allah memperlihatkan pada kita repotnya saat nyawa
dicabut, mata terbelalak,lidah terjulur, badan menggelepar.
Walaupun orang meninggal tampak tenang namun sesunggunya pahit.
Kecuali bagi orang-orang yang merindukan Allah

Andaikata kita sudah mati tidak ada yang bisa menolong kita

Harta yang kita kumpulkan mati-matian yang membuat kita
pusing sehari-hari tidak dapat kita bawa, hanya secarik kain
kafan yang dibalutkan ke tubuh kita.

Bayangkan saat tubuh kita sudah kaku, wajah sudah membeki
dan dibungkus kain kafan, bersyukurlah kalau kita masih ada
yang mengurus

Bersyukurlah kalau nanti kita ada yang menyolatkan

Istri dan anak-anak kita serta saudara menangis disekitar kita,
kemudian kita akan diusung ke tempat kita yang baru yaitu liang lahat,
kita akan dimasukkan ke dalamnya.

Beruntunglah jika tubuh kita bisa dihadapkan ke kiblat,
banyak yang menyebutkan beberapa orang tidak bisa dihadapkan
ke arah kiblat, mereka selalu berbalik lagi bahkan ada yang
melenting… ini adalah benar saudaraku

Mungkin liang lahat tahu mahluk durjana yang akan menghuninya

Papan akan ditutupkan disekitar kita, pelan-pelan orang-orang
yang kita cintai menaburkan tanah, sehingga semakin gelap..sendiri,
tanah semakin penuh.. semakin jauh

Inilah pertemuan terakhir dengan mereka, tinggallah kita
sendiri di liang lahat. Mereka semua akan pulang, belatung dan
cacing sudah mulai mengunyah tubuh kita, mata, telinga, wajah
dan tulang kita, perut mulai membusuk, serangga-serangga tanah
berkeliaran di mata, mulut kita. Tapi yang paling menjadi masalah
adalah ketika datang malaikat kubur.

Mungkin malaikat akan berkata " Wahai mahluk malang berapa
tahun kau hidup di dunia betapa seringnya engkau menghianati
tuhanmu yang selalu menjamumu, berapa banyak engkau mensia-siakan
nikmat Allah dan Kau balas dengan penghiantan

Mungkin pada saat itulah dinding-dinding kubur akan menghimpit
orang-orang yang durjana

Sepertinya sholat kita akan membela tapi sholat kita terlalu
lemah karena tidak pernah khusu'

Sepertinya sedekah kita akan membela tapi sholat kita terlalu
lemah karena kita terlampau kikir

Sepertinya shoum kita akan membela tapi shoum kita terlalu
lemah karena hanya perut saja yang puasa

Sepertinya haji kita akan membela tapi haji kita adalah
haji mardud (tertolak) karena niat yang tidak benar

Tinggallah kita melolong-lolong, paling-paling kita hanya
menunggu do'a anak kita, tapi bagaimana mereka bisa berdo'a
sedangkan kita tidak pernah mengajarkan mengenal Allah dengan baik

Tahukah kita bahwa siksa kubur akan berhenti jika anak-anak
kita berdo'a

ROBBIGHFIRLI WALIWALIDAYA WARHAMHUMA KAMAA ROBBAYAANI SHOGHIRO

Do'a tersebut bagai cahaya terang benderang akan masuk ke alam
kubur ortu kita

Malang bagi Ortu yang tidak bisa mendidik anaknya dengan baik,
mereka lebih tertarik pada warisan daripada mendo'akan ortunya

Ingatlah bahwa siksa kubur akan terjadi sampai hari kiamat

Berbahagialah bagi orang yang punya bekal cukup, kubur akan
menjadi suatu kenikmatan baginya

Sedekahnya, wakafnya akan mengalirkan pahala-pahala

Orang-orang lemah yang dia tolong, ilmu yang diajarkan
senantiasa menerangi kuburnya

Wahai saudaraku, mengapa kita masih menganggap bahwa kematian
adalah untuk orang lain padahal kita pasti mati

Kita akan mempertanggungjawabkan setiap barang-barang
yang kita beli

Ya Allah engkaulah yang tahu, kapan ajal akan menjemput
kami

Robb yang maha mendengar, engkau tahu persis kapan ajal akan
menjemput kami, kain kafan mana yang akan kami pakai serta liang
lahat mana yang akan kami huni.

Ya Allah ijinkanlah kami memanfaatkan sisa umur kami dengan benar,
ampunilah kami jika selama ini kami menghianatimu seakan-akan engkau
tidak ada, engkau tahu kami jarang berdo'a kepadamu dengan tulus,
hanya pada waktu susah saja kami kadang-kadang ingat, padahal tidak
satu saatpun engkau tidak mengurus kami.

Robb jadikanlah tiap detik ini menjadi bekal amal kami

Robb wafatkan kami khusnul khotimah yaa kariim

Ijinkanlah lisan ini menyebut namamu jika ajal menjemput kami

Jadikanlah harta yang engkau titipkan ini benar-benar menjadi
cahaya dalam kubur kami

Jadikanlah sholat-sholat kami menjadi pendamping kami

Jadikanlah amal-amal kami benar-benar menjadi amal sholeh

Robb lindungilah kami dari mati su'ul khotimah ya Allah

Hai Saudara-saudaraku

Sesungguhnya orang tua kita juga akan wafat

Bagi yang sudah wafat do'akanlah, karena beliau pasti menantikan
doa kita

Bagi yang masih ada ingatlah bahwa setiap saat kita bisa berpisah,
jika ajal sudah menjemputnya kita sudah tidak bisa mencium tangannya
atau memberikan sekedar oleh-oleh untuknya

Kalau kain kafan sudah membungkus tubuhnya kita sudah tidak bisa
lagi meminta do'anya

Apakah sisa pertemua ini harus kita sia-siakan dengan saling
menyakiti

Robb ampunkanlah segala kedholiman kami terhadap ortu kami
ya Allah

Tuntunlah kami menjadi anak yang sholih dan sholihah
ya Allah

Jadikanlah malam ini menjadi malam yang kau ijabahi setiap
do'a kami

Kau tahu segala kesulitan kami, harapan kami dan kau tahu
segala yang terbaik bagi kami

Aku mohon kepadamu Ya Robb, jangan sia-siakan yang kau bangunkan
pada malam ini, kami berbuat seperti ini juga karena pertolonganmu
yang telah memberi kekuatan pada kami

Ya Allah kabulkanlah do'a kami

Silahkan berdo'a masing-masing…minta apa saja…Allah sedang
mendengarkan kita…Ijabah Ya Allah..

AMIN YA ALLAH…..AMIN YA ALLAH…..YA…ARHAMMARROHIMIIN…
YA GHOFUURR ROHIIM …..ALLAH…..ALLAH…ALLAH…IJABAH YA ALLAH DO'A KAMI

Robb..kepada siapa lagi kami meminta selain kepadamu ya Allah….

Senista dan sebusuk apapun kami ya Allah..kami adalah mahlukmu
ya Robb

Ya Allah inilah si lemah yang tiada arti memohon kepadamu
yang maha gagah

Inilah si dungu yang sombong memohon kepadamu yang
maha tahu

Inilah orang yang tidak pernah ihlas memohon kepadamu yang
maha tulus

Robb berikan kelapangan bagi yang sedang ditimpa kesulitan

Robb lindungi yang selalu teraniaya dan terancam ya Allah

Robb tolong saudara-saudara Kami yang sedang menuntut ilmu,
cerdaskan akal pikirannya, berikan kemudahan untuk mengerti

Robb berikan nafkah yang halal bagi kami

Robb sembuhkan yang kau uji dengan penyakit lahir maupun
bathin

Ya Allah jadikanlah kami ahli sholat yang khusu'

Karuniakanlah kepada kami nikmatnya baca al qur'an ..
ya Allah

Karuniakanlah kepada kami ahli shoum..ya Allah

Karuniakanlah kepada kami ahli tahajjud ..ya Allah

Karuniakanlah kepada kami ahli shodaqoh yang ikhlas ..
ya Allah

Ya Allah muliakanlah ahlak kami

Karuniakanlah kepada kami hati yang ikhlas

Karuniakanlah kepada kami menjadi orang yang istiqomah

Robb jangan biarkan kami dholim pada hamba-hambamu

Lembutkanlah hati kami yang keras ya Allah..sejukkanlah
hati kami yang kering

Ampuni Kami yang berlumur dosa Ya Allah

Ampuni kekikiran kami ya Allah, kesombongan kami, kedustaan,
lirikan mata ma'siat, kedholiman dari tubuh ini, kedholiman
terhadap ortu ataupu pada hamba-hambamu yang lemah

Jadikanlah sisa umur kami bermanfaat ya Allah,
tebalkan iman kami

Jangan biarkan kami terikat pada dunia

Jangan biarkan kami diperbudak hawa nafsu

Jadikan kami menjadi orang-orang yang selalu tergetar
berdzikir kepadamu dan merasakan nikmat ta'at kepadamu

ROBBANAA AATINA FIDDUNYA HASANAH WAFIL AKHIROTII HASANAH
WAQINAA ADZAABANNAAR


Kamis, 15 Mei 2014

Tandem Nursing

Hamil sembari masih tetap menyusui? 
Saya baru tahu istilah tandem nursing ini ketika saya searching tentang menyusui di kala hamil.
Kenapa saya melakukannya? Karena si kakak belum genap 2 tahun...kasihan kalau harus disapih awal...dan pegangan saya tetep mengacu ke Al Qur'an surat Al Baqarah : 233 yang mana kita disuruh Allah menyempurnakan proses menyusui sampai 2 tahun. Nah lho...lengkap banget ya kamus kita itu:) sampai masalah penyusuan pun diatur di Al Qur'an.
Berbicara menyusui di kala hamil, Mungkin menjadi hal yang tabu terutama bagi orang orang dulu bahkan orang tua kita sendiri. Hal inilah yang kualami pada kehamilan keduaku kemarin.
Dengan berbekal keyakinan bahwa Allah pasti menolongku...bismillah...laa hawlaa wa laa quwwata ilaa billah...;)
Dan subhanalloh, Allah Akbar! Alhamdulillah semua itu bisa saya lalui, pastinya karena kuasa dan pertolongan Allah semata:)
Sewaktu saya menjalaninya, hampir semua orang menyarankan saya menyapih si kakak. Kasian kata mereka janinnya...si anak juga susah makan...ASInya sdh ga bagus...bla bla bla...
Saya terima aja masukan2 itu...mengiyakan sajah,hehehe...
Tapi subhanalloh ya...ga yang suka kelaparan gitu juga ik..bahkan kadang sehari makan sekali lho...gda rasa lapar. Tapi mungkin keganti ngemilnya itu ya,hehehe...
Kalau masalah susah makan anak...ya...kebetulan si Alun susah makannya juga si. Saya rasa semuaanak kan ada masanya...kadang susah, kadang gampang...namanya anak anak...
Dan janin saya? Alhamdulillah baik2 saja. Tiap USG sempat si khawatir, bagaimana dengan air ketubannya ya? Keadaan janinku? Alhamdulillah, all is well;)
Emang sih...dalam tandem nursing ini, asupan minum yang paling saya perhatikan. Karena ngerasa bagaimana biar janin tidak sampai kekurangan cairan, bagaimana pula sayanya harus banyak minum...menyusui pula. Dan hampir setiap hari di kantor pasti beli aqua botol, langganan di kantin bu Firman kalau nggak di koperasi;) kalau lagi males air putih ya pesen jus ato minuman lainnya. Padahal sebelum sebelumnya bisa tuh seharian di kantor ga minum...hehe
Dan alhamdulillah sampai akhir kehamilan semuanya berjalan lancar. Si kakak dan janin alhamdulillah sehat.
Jadi mitos kalau hamil jangan menyusui itu tidak benar juga. Dan saya sudah membuktikannya. Berbekal bismillah dan keyakinan kuat serta usaha pdan doa, pasti Allah menolong kita;)
Dan sampai sekarang, debay sudah 1 bulan...dan si kakak jalan 22 bulan...masih saya jalani tandem nursing ini;)

Selasa, 18 Maret 2014

Goresan kecil untuk Alunku yang Makin Pintar..

Tidak terasa Alunku bulan ini sudah memasuki 20 bulan;) alhamdulillah...
Ternyata dah besar ya sayang...
Masih teringat ketika pertama kalinya tangismu mewarnai dunia ini...
Selamat datang dalam pelukan Ayah-Bunda cantik...;)
Bayi mungil itu kini sudah makin pinter...
Subhanalloh wal hamdulillah..mungkin hanya itu yang bisa Bunda lantunkan setiap hari, setiap jam bahkan setiap detik membersamaimu...
Bahkan di usiamu yang belum genap 2 tahun...nanda sudah pinter nyanyi...apa pun itu
Lagi subhanalloh, takjub Bunda ketika mendengar pertama kalinya Alun bisa menyanyi...tak hanya kata belakang, tapi bisa melantunkan nyanyian...meski dengan bahasamu, sayang...
Sayangnya, ayah ga bisa ikut menyaksikan milestone perkembanganmu ya, Nak...
Cuma mungkin cerita yang Bunda bagi ke ayahmu...
Tawamu, candamu, polahmu, manjamu, kenakalanmu, ocehanmu, tingkahmu...semuanya tentangmu menjadi warna untuk Ayah Bunda
Tetaplah jadi kebanggaan ayah bunda ya Sayang...
Tetaplah menjadi alun kami yang selalu ceria...tersenyum...baik hati...sebaik namamu Sayang...
Jadilah matahari yang memberikan kehangatan n kehidupan , sholihah..
Jadilah bintang yang memberikan cahayanya saat gelap ya Sayang..
Tumbuhlah menjadi anak sehat, sholihah, kuat n pastinya hambaNya yang selalu menanam n menebar kebaikan n kasih sayang...
Love u, Nak...
Ayah, Bunda sayang Alun...selamanya...
Terima kasih Sayang...
Terima kasih ya Allah atas amanah ini
Semoga kami dapat menjaga titipanmu ini dengan sebaik- baiknya Yaa Rabb...


Selasa, 14 Januari 2014

Antara Kebumen-Rottedam...Barakallohu fii Umrik, Ayah...

Hari ini, tanggal 15 Januari 2013....
Hiks, sedih....#mewekdotcom

Met milad suamiku tersayang...
Barakallohu fii umrika, Ayah....
Tiada yang dapat Bunda hadiahkan selain doa untukmu, My beloved husband...
Semoga diberikan keberkahan usia
Sntsa diberikan yang terbaik dari Allah...
Makin disayang Allah tentunya...
Shg diberikan kmudahan2 dalam segala urusan Ayah...
Selalu jadi imam yang terbaik buat keluarag kecilmu ini...
Selalu menjadi suami dan ayah super nan hebat buat kami...
Peluk, cium dari Mba Alun...dede...dan juga Bunda dari sini...
We love u so much Ayah....


#antara Kebumen-Rottedam
   Meski jarak memisahkan kita, tapi doa kita senantiasa bertemu di 'Arsy-Nya...

Kutitipkan engkau pada Rabbku yang Maha Agung
Kutitipkan cinta ini pada Sang Maha Pencinta
kutitipkan sayang ini pada Sang Pemegang Hati
Kutitipkan rindu ini pada Ar Rahmaan Ar Rahiim...

Jaga suami hamba Yaa Hafidz.....
Jaga ayah anak2 hamba Yaa Muhaimin...

Love u, suamiku...
Love u , ayah....

Mba Alun, Dede, Bunda sayang banget sama Ayah...
N miss u so much


#whuaaaaaaaaaa

Senin, 16 Desember 2013

bentuk Rasa Syukur kepada Suami

Sepuluh wasiat untuk menjadi istri idaman suami Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak yang ingin menjadikan rumahnya sebagai pondok yang tenang dan tempat nan aman yang dipenuhi cinta dan kasih sayang, ketenangan dan kelembutan. Wahai wanita mukminah! Sepuluh wasiat ini aku persembahkan untukmu, yang dengannya engkau membuat ridha Tuhanmu, engau dapat membahagiakan suamimu dan engkau dapat menjaga tahtamu. Wasiat Pertama:: Bertakwa kepada Allah dan menjauhi maksiat Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah!! Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncangkan kerajaan. Maka janganlah engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah dan jangan engkau seperti Fulanah yang telah bermaksiat kepada Allah… Maka ia berkata dengan menyesal penuh tangis setelah dicerai oleh sang suami: “Ketaatan menyatukan kami dan maksiat menceraikan kami…” Wahai hamba Allah… Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu dan menjaga untukmu suamimu dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan mencerai-beraikan keutuhannya. Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata “Aku mohon ampun kepada Allah… itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku)…” Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya: - Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya (tanpa alasan yang haq -abu zuhriy) atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar (seperti tidak melaksanakan rukun dan syaratnya, atau melaksanakannya tidak sesuai petunjuk dan tuntunan Råsulullåh shållallåhu ‘alayhi wa sallam -abu zuhriy). - Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya’ dan sum’ah. - Menjelekkan dan mengejek orang lain. Allah berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan).” (Al Hujuraat: 11) - Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: أَحَبُّ الْبِلادِ إِلَى اللهِ مَسَاجِدُهُمْ وَأَبْغَضَ الْبِلادِ إِلَى اللهِ أَسْوَاقُهُمْ “Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya.”1 - Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pembantu dan pendidik-pendidik yang kafir. - Meniru wanita-wanita kafir. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ “Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.”2 - Menyaksikan film-film porno dan mendengarkan nyanyian. - Membaca majalah-majalah lawakan/humor. - Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan mendesak. - Membiarkan suami dalam kemaksiatannya 3 - Bersahabat dengan wanita-wantia fajir dan fasik. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ “Seseorang itu menurut agama temannya.”4 - Tabarruj (pamer kecantikan) Wasiat kedua: Berupaya mengenal dan memahami suami Hendaknya seorang istri berupaya memahami suaminya. Ia tahu apa yang disukai suami maka ia berusaha memenuhinya. Dan ia tahu apa yang dibenci suami maka ia berupaya untuk menjauhinya, dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah, karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al Khaliq (Allah Ta`ala). Berikut ini dengarkanlah kisah seorang istri yang bijaksana yang berupaya memahami suaminya. Berkata sang suami kepada temannya: “Selama dua puluh tahun hidup bersama belum pernah aku melihat dari istriku perkara yang dapat membuatku marah.” Maka berkata temannya dengan heran: “Bagaimana hal itu bisa terjadi?!” Berkata sang suami: “Pada malam pertama aku masuk menemui istriku, aku mendekat padanya dan aku hendak menggapainya dengan tanganku, maka ia berkata: ‘Jangan tergesa-gesa wahai Abu Umayyah.’ Lalu ia berkata: ‘Segala puji bagi Allah dan shalawat atas Rasulullah… Aku adalah wanita asing, aku tidak tahu tentang akhlakmu, maka terangkanlah kepadaku apa yang engkau sukai niscaya aku akan melakukannya dan apa yang engkau tidak sukai niscaya aku akan meninggalkannya.’ Kemudian ia berkata: ‘Aku ucapkan perkataaan ini dan aku mohon ampun kepada Allah untuk diriku dan dirimu.’” Berkata sang suami kepada temannya: “Demi Allah, ia mengharuskan aku untuk berkhutbah pada kesempatan tersebut. Maka aku katakan: ‘Segala puji bagi Allah dan aku mengucapkan shalawat dan salam atas Nabi dan keluarganya. Sungguh engkau telah mengucapkan suatu kalimat yang bila engkau tetap berpegang padanya, maka itu adalah kebahagiaan untukmu dan jika engkau tinggalkan (tidak melaksanakannya) jadilah itu sebagai bukti untuk menyalahkanmu. Aku menyukai ini dan itu, dan aku benci ini dan itu. Apa yang engkau lihat dari kebaikan maka sebarkanlah dan apa yang engkau lihat dari kejelekkan tutupilah.’ Istri(ku) berkata: ‘Apakah engkau suka bila aku mengunjungi keluargaku?’ Aku menjawab: ‘Aku tidak suka kerabat istriku bosan terhadapku’ (yakni si suami tidak menginginkan istrinya sering berkunjung). Ia berkata lagi: ‘Siapa di antara tetanggamu yang engkau suka untuk masuk ke rumahmu maka aku akan izinkan ia masuk? Dan siapa yang engkau tidak sukai maka akupun tidak menyukainya?’ Aku katakan: ‘Bani Fulan adalah kaum yang shaleh dan Bani Fulan adalah kaum yang jelek.’” Berkata sang suami kepada temannya: “Lalu aku melewati malam yang paling indah bersamanya. Dan aku hidup bersamanya selama setahun dalam keadaan tidak pernah aku melihat kecuali apa yang aku sukai. Suatu ketika di permulaan tahun, tatkala aku pulang dari tempat kerjaku, aku dapatkan ibu mertuaku ada di rumahku. Lalu ibu mertuaku berkata kepadaku: ‘Bagaimana pendapatmu tentang istrimu?’” Aku jawab: “Ia sebaik-baik istri.” Ibu mertuaku berkata: “Wahai Abu Umayyah.. Demi Allah, tidak ada yang dimiliki para suami di rumah-rumah mereka yang lebih jelek daripada istri penentang (lancang). Maka didiklah dan perbaikilah akhlaknya sesuai dengan kehendakmu.” Berkata sang suami: “Maka ia tinggal bersamaku selama dua puluh tahun, belum pernah aku mengingkari perbuatannya sedikitpun kecuali sekali, itupun karena aku berbuat dhalim padanya.”5 Alangkah bahagia kehidupannya…! Demi Allah, aku tidak tahu apakah kekagumanku tertuju pada istri tersebut dan kecerdasan yang dimilikinya? Ataukah tertuju pada sang ibu dan pendidikan yang diberikan untuk putrinya? Ataukah terhadap sang suami dan hikmah yang dimilikinya? Itu adalah keutamaan Allah yang diberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Wasiat ketiga: Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: لَوْ كُنْتُ آمِرَا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.” 6 Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya. Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: إِثْنَانِ لا تُجَاوِزُ صَلاتُهُمَا رُؤُوْسُهُمَا: عَبْدٌ آبَق مِنْ مَوَالِيْهِ حَتَّى يَرْجِعَ وَامْرَأَةٌ عَصَتْ زَوْجَهَا حَتَّى تَرْجِعَ “Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali.”7 Karena itulah Aisyah Ummul Mukminin berkata dalam memberi nasehat kepada para wanita: “Wahai sekalian wanita, seandainya kalian mengetahui hak suami-suami kalian atas diri kalian niscaya akan ada seorang wanita di antara kalian yang mengusap debu dari kedua kaki suaminya dengan pipinya.”8 Engkau termasuk sebaik-baik wanita!! Dengan ketaatanmu kepada suamimu dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjadi sebaik-baik wanita, dengan izin Allah. Pernah ada yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wanita bagaimanakah yang terbaik?” Beliau menjawab: اَلَّتِى تَسِرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيْعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلا تُخَالِفُهُ فِيْ نَفْسِهَا وَلا مَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ “Yang menyenangkan suami ketika dipandang, taat kepada suami jika diperintah dan ia tidak menyalahi pada dirinya dan hartanya dengan yang tidak disukai suaminya.” (Isnadnya hasan) Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: اَلْمَرْأَةُ إِذَا صَلَّتْ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَأَحْصَنَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، فَلْتَدْخُلُ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَتْ “Bila seorang wanita shalat lima waktu, puasa pada bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan.” 9 Wasiat keempat: Bersikap qana’ah (merasa cukup) Kami menginginkan wanita muslimah ridha dengan apa yang diberikan (suami) untuknya baik itu sedikit ataupun banyak. Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu. Dalam riwayat disebutkan “Wanita yang paling besar barakahnya.” Wahai siapa gerangan wanita itu?! Apakah dia yang menghambur-hamburkan harta menuruti selera syahwatnya dan mengenyangkan keinginannya? Ataukah dia yang biasa mengenakan pakaian termahal walau suaminya harus berhutang kepada teman-temannya untuk membayar harganya?! Sekali-kali tidak… demi Allah, namun (mereka adalah): أَعْظَمُ النِّسَاءِ بَرَكَةٌ، أَيْسَرُّهُنَّ مُؤْنَةً “Wanita yang paling besar barakahnya adalah yang paling ringan maharnya.” (Hadits Dhåif Riwayat Hakim)10 Renungkanlah wahai suadariku muslimah adabnya wanita salaf radliallahu ‘anhunna… Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat padanya. Apa wasiatnya? Ia berkata kepada sang suami: “Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa sabar dari api neraka…” Adapun sebagian wanita kita pada hari ini apa yang mereka wasiatkan kepada suaminya jika hendak keluar rumah?! Tak perlu pertanyaan ini dijawab karena aku yakin engkau lebih tahu jawabannya dari pada diriku. Wasiat kelima: Baik dalam mengatur urusan rumah Seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya. Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan. Renungkanlah semoga Allah menjagamu, kisah seorang wanita, istri seorang tukang kayu… Ia bercerita: “Jika suamiku keluar mencari kayu (mengumpulkan kayu dari gunung) aku ikut merasakan kesulitan yang ia temui dalam mencari rezki, dan aku turut merasakan hausnya yang sangat di gunung hingga hampir-hampir tenggorokanku terbakar. Maka aku persiapkan untuknya air yang dingin hingga ia dapat meminumnya jika ia datang. Aku menata dan merapikan barang-barangku (perabot rumah tangga) dan aku persiapkan hidangan makan untuknya. Kemudian aku berdiri menantinya dengan mengenakan pakaianku yang paling bagus. Ketika ia masuk ke dalam rumah, aku menyambutnya sebagaimana pengantin menyambut kekasihnya yang dicintai, dalam keadaan aku pasrahkan diriku padanya… Jika ia ingin beristirahat maka aku membantunya dan jika ia menginginkan diriku aku pun berada di antara kedua tangannya seperti anak perempuan kecil yang dimainkan oleh ayahnya.” Wasiat keenam: Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya Khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya. Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut, menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu. Berapa banyak rumah tangga yang masuk padanya pertikaian dan perselisihan disebabkan buruknya sikap istri terhadap ibu suaminya dan tidak adanya perhatian akan haknya!!? Ingatlah wahai hamba Allah, sesungguhnya yang bergadang dan memelihara pria yang sekarang menjadi suamimu adalah ibu ini, maka jagalah dia atas kesungguhannya dan hargailah apa yang telah dilakukannya. Semoga Allah menjaga dan memeliharamu. Maka adakah balasan bagi kebaikan selain kebaikan?! Wasiat ketujuh: Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan kesedihannya. Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu maka sertailah dia dalam duka cita dan kesedihannya. Aku ingin mengingatkan engkau dengan seorang wanita yang terus hidup dalam hati suaminya sampaipun ia telah meninggal dunia. Tahun-tahun yang terus berganti tidak dapat mengikis kecintaan sang suami padanya dan panjangnya masa tidak dapat menghapus kenangan bersamanya di hati suami. Bahkan ia terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi. Sang suami terus mencintainya dengan kecintaan yang mendatangkan rasa cemburu dari istri yang lain, yang dinikahi sepeninggalnya. Suatu hari istri yang lain itu (yakni Aisyah radliallahu ‘anha) berkata: مَا غِرْتُ عَلَى امْرَأَةٍ لِلنَّبِيِّ؟ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ هَلَكَتْ قَبْلَ أَنْ يَتَزَوَّجَنِي، لَمَّا كُنْتُ أَسْمَعُهُ يَذْكُرُهَا “Aku tidak pernah cemburu kepada seorang pun dari istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti cemburuku pada Khadijah, padahal ia meninggal sebelum beliau menikahiku, mana kala aku mendengar beliau selalu menyebutnya.”11 Dalam riwayat lain: مَا غِرْتُ عَلَى أَحَدٍ مِنْ نِسَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ وَمَا رَأَيْتُهَا وَلَكِنْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ ذِكْرَهَا “Aku tidak pernah cemburu kepada seorangpun dari istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti cemburuku pada Khadijah, padahal aku tidak pernah melihatnya, akan tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam banyak menyebutnya.” 12 Suatu kali Aisyah berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam setelah beliau menyebut Khadijah: كَأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ فِي الدُّنْيَا امْرَأَةٌ إِلا خَدِيْجَةُ فَيَقُولُ لَهَا إِنَّهَا كَانَتْ وَكَانَتْ “Seakan-akan di dunia ini tidak ada wanita selain Khadijah?!” Maka beliau berkata kepada Aisyah: ‘Khadijah itu begini dan begini.’”13 Dalam riwayat Ahmad pada Musnadnya disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “begini dan begini” (dalam hadits diatas) adalah sabda beliau: آمَنَتْبِي حِيْنَ كَفَرَ النَّاسُ وَصَدَّقَتْنِي إِذْكَذَّبَنِي النَّاسُ رَوَاسَتْنِي بِمَالِهَا إِذْحَرَمَنِي النَّاسُ وَرَزَقَنِي اللهُ مِنْهَا الوَلَد “Ia beriman kepadaku ketika semua orang kufur, ia membenarkan aku ketika semua orang mendustakanku, ia melapangkan aku dengan hartanya ketika semua orang meng-haramkan (menghalangi) aku dan Allah memberiku rezki berupa anak darinya.”14 Dialah Khadijah yang seorangpun tak akan lupa bagaimana ia mengokohkan hati Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan memberi dorongan kepada beliau. Dan ia menyerahkan semua yang dimilikinya di bawah pengaturan beliau dalam rangka menyampaikan agama Allah kepada seluruh alam Seorangpun tidak akan lupa perkataannya yang masyhur yang menjadikan Nabi merasakan tenang setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati ketika turun wahyu pada kali yang pertama: وَاللهُ لا يُخْزِيْكَ اللهُ أَبَدًا إِنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ وَتَحْمِلُ الْكَلَّ وَتَكْسِبُ الْمَعْدُوْمَ وَتُعِيْنُ عَلَى نَوَائِبِ الْحَقِّ “Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selama-lamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi, menanggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran.”15 Jadilah engkau wahai saudari muslimah seperi Khadijah, semoga Allah meridhainya dan meridlai kita semua. Wasiat kedelapan: Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaanya. Siapa yang tidak tahu berterimakasih kepada manusia, ia tidak akan dapat bersyukur kepada Allah. Maka janganlah meniru wanita yang jika suaminya berbuat kebaikan padanya sepanjang masa (tahun), kemudian ia melihat sedikit kesalahan dari suaminya, ia berkata: “Aku sama sekali tidak melihat kebaikan darimu…” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ اَهْلِ النَّارِ فَقُلْنَ يَا رَسُولَ اللهِ وَلَمْ ذَلِكَ قَالَ تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ “Wahai sekalian wanita bersedekahlah karena aku melihat mayoritas penduduk nereka adalah kalian.” Maka mereka (para wanita) berkata: “Ya Rasulullah kepada demikian?” Beliau menjawab: “Karena kalian banyak melaknat dan mengkufuri kebaikan suami.”16 Mengkufuri kebikan suami adalah menentang keutamaan suami dan tidak menunaikan haknya. Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat engkau tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat menyegarkan kembali cintamu dalam hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan kekurangannya dalam menunaikan hakmu. Namun di mana bandingan kesalahan itu dengan lautan keutamaan dan kebaikannya padamu. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: لا يَنْظُرُ اللهَ إِلَى امْرَأَةٍ لا تَشْكُرُ زَوْجَهَا وَهِيَ لا تَسْتَغْنِيَ عَنْهُ “Allah tidak akan melihat kepada istri yang tidak tahu bersyukur kepada suaminya dan ia tidak merasa cukup darinya.”17> Wasiat kesembilan: Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya). Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya (yang paling pribadi dari diri suami). Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapa pun maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi. Sesungguhnya majelis sebagian wanita tidak luput dari membuka dan menyebarkan aib-aib suami atau sebagian rahasianya. Ini merupakan bahaya besar dan dosa yang besar. Karena itulah ketika salah seorang istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyebarkan satu rahasia beliau, datang hukuman keras, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersumpah untuk tidak mendekati isti tersebut selama satu bulan penuh. Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat-Nya berkenaan dengan peristiwa tersebut. Allåh berfirman: وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَنْ بَعْضٍ “Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari isteri-isterinya suatu peristiwa. Maka tatkala si istri menceritakan peristiwa itu (kepada yang lain), dan Allah memberitahukan hal itu kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepada beliau) dan menyembunyikan sebagian yang lain.”(At Tahriim: 3) Suatu ketika Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam mengunjungi putranya Ismail, namun beliau tidak mejumpainya. Maka beliau tanyakan kepada istri putranya, wanita itu menjawab: “Dia keluar mencari nafkah untuk kami.” Kemudian Ibrahim bertanya lagi tentang kehidupan dan keadaan mereka. Wanita itu menjawab dengan mengeluh kepada Ibrahim: “Kami adalah manusia, kami dalam kesempitan dan kesulitan.” Ibrahim ‘Alaihis Salam berkata: “Jika datang suamimu, sampaikanlah salamku padanya dan katakanlah kepadanya agar ia mengganti ambang pintunya.” Maka ketika Ismail datang, istrinya menceitakan apa yang terjadi. Mendengar hal itu, Ismail berkata: “Itu ayahku, dan ia memerintahkan aku untuk menceraikanmu. Kembalilah kepada keluargamu.” Maka Ismail menceraikan istrinya. (Riwayat Bukhari) Ibrahim ‘Alaihis Salam memandang bahwa wanita yang membuka rahasia suaminya dan mengeluhkan suaminya dengan kesialan, tidak pantas untuk menjadi istri Nabi maka beliau memerintahkan putranya untuk menceraikan istrinya. Oleh karena itu, wahai saudariku muslimah, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar’i seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim atau Mufti (ahli fatwa) atau orang yang engkau harapkan nasehatnya. Sebagimana yang dilakukan Hindun radliallahu ‘anha di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hindun berkata: “Abu Sufyan adalah pria yang kikir, ia tidak memberiku apa yang mencukupiku dan anak-anakku. Apakah boleh aku mengambil dari hartanya tanpa izinnya?!” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ambillah yang mencukupimu dan anakmu dengan cara yang ma`ruf.” Cukup bagimu wahai saudariku muslimah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: إِنَّ مِنْ شَرِ النَّاسِ عِنْدَ اللهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِي إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِي إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ أَحَدُهُمَا سِرُّ صَاحِبَهُ “Sesungguhnya termasuk sejelek-jelek kedudukan manusia pada hari kiamat di sisi Allah adalah pria yang bersetubuh dengan istrinya dan istri yang bersetubuh dengan suaminya, kemudian salah seorang dari keduanya menyebarkan rahasia pasangannya.”18 Wasiat terakhir: Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan-kesalahan. - Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya, padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang yang demikian itu dengan sabdanya: لا تُبَاشِرُ مَرْأَةُ الْمَرْأَةَ فَتَنْعَتَهَا لِزَوْجِهَا كَأَنَّهُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا “Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu ia mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya.”19 Tahukah engkau mengapa hal itu dilarang?! Termasuk kesalahan adalah apa yang dilakukan sebagian besar istri ketika suaminya baru kembali dari bekerja. Belum lagi si suami duduk dengan enak, ia sudah mengingatkannya tentang kebutuhan rumah, tagihan, tunggakan-tunggakan dan uang jajan anak-anak. Dan biasanya suami tidak menolak pembicaraan seperti ini, akan tetapi seharusnyalah seorang istri memilih waktu yang tepat untuk menyampaikannya. Termasuk kesalahan adalah memakai pakaian yang paling bagus dan berhias dengan hiasan yang paling bagus ketika keluar rumah. Adapun di hadapan suami, tidak ada kecantikan dan tidak ada perhiasan. Dan masih banyak lagi kesalahan lain yang menjadi batu sandungan (penghalang) bagi suami untuk menikmati kesenangan dengan istrinya. Istri yang cerdas adalah yang menjauhi semua kesalahan itu. sumber :http://abuzuhriy.com/sepuluh-wasiat-untuk-menjadi-istri-idaman-suami/